KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) menawarkan Penawaran Umum Sukuk Wakalah bi Al-Istitsmar Berkelanjutan I Tahap IV Tahun 2026 dengan target dana modal investasi sebesar Rp 900 miliar.
Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (11/2/2026) sukuk ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan dengan target dana keseluruhan sebesar Rp 5 triliun. Pada tahap IV ini, sukuk diterbitkan dalam dua seri.
Seri A ditawarkan dengan jumlah dana sebesar Rp 800 miliar dengan imbal hasil wakalah sebesar 4,90% per tahun dan jangka waktu tiga tahun sejak tanggal emisi. Sementara itu, Seri B memiliki nilai Rp 100 miliar dengan imbal hasil wakalah sebesar 5,45% per tahun dan tenor tiga tahun.
Pembayaran imbal hasil dilakukan setiap tiga bulan. Adapun pembayaran imbal hasil pertama dijadwalkan pada 5 Juni 2026. Sementara tanggal jatuh tempo masing-masing seri jatuh pada 5 Maret 2029.
CNAF menyampaikan, seluruh dana hasil penawaran umum setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan sebagai penyertaan modal kerja untuk kegiatan pembiayaan syariah.
Pembiayaan tersebut meliputi kendaraan roda empat, properti, kendaraan roda dua, serta jasa penyelenggaraan haji dan umrah dengan menggunakan akad yang sesuai prinsip syariah, seperti murabahah dan ijarah muntahiya bittamlik.
Dalam hal dana hasil penawaran umum tidak mencukupi, perusahaan akan menggunakan alternatif sumber pendanaan lain yang berasal dari kas internal maupun sumber pembiayaan lainnya. Sementara apabila dana belum seluruhnya digunakan, perusahaan akan menempatkan dana tersebut secara sementara dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan likuiditas.