Detail Berita

12 Februari 2026

Adira Finance Waspadai Dampak Penghentian Insentif Motor Listrik terhadap Pembiayaan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) mencermati potensi dampak penghentian insentif kendaraan motor listrik terhadap pertumbuhan pembiayaan di segmen tersebut.

Direktur Penjualan, Pelayanan & Distribusi Adira Finance Niko Kurniawan mengatakan bahwa besaran insentif sebelumnya memiliki porsi yang cukup besar terhadap harga motor listrik sehingga turut memengaruhi keputusan pembelian masyarakat.


“Kalau di motor listrik itu nilainya cukup besar dibandingkan dengan porsi harga sepeda motornya. Kalau di mobil itu sekitar 10%, sementara di motor listrik bisa 30% sampai 40% dari harga motor listrik. Jadi cukup berpengaruh,” ujar Niko dalam media gathering di Jiexpo, Kamis (12/2/2026).


Ia menambahkan, penghentian insentif berpotensi menahan pembiayaan kendaraan motor listrik, meskipun arah kebijakan tetap bergantung pada keputusan pemerintah ke depan.

“Ya kembali lagi tergantung pada pemerintah. Kami mencoba membantu, tapi kondisi ini berpotensi menahan pembiayaan kendaraan motor listrik,” katanya.

Adira Finance menyatakan akan mengikuti kebijakan yang berlaku dan menyesuaikan langkah bisnis dengan kondisi pasar. Perusahaan juga tetap mendukung penjualan melalui kolaborasi dengan dealer serta partisipasi dalam kegiatan promosi dan pameran guna menjaga minat konsumen terhadap kendaraan listrik.

Untuk mendukung kinerja pembiayaan kendaraan listrik pada 2026, Adira Finance akan menjalankan sejumlah strategi, antara lain melalui penawaran program promosi yang menarik, perluasan kerja sama dengan berbagai merek kendaraan listrik, termasuk pemain baru, serta penyediaan solusi pembiayaan yang kompetitif, fleksibel, dan disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.

Sebagai informasi, secara total Adira Finance membukukan penyaluran pembiayaan kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) sebesar Rp 750 miliar pada 2025. Namun, mayoritas pembiayaan kendaraan listrik perusahaan disumbang dari segmen mobil listrik.