Bisnis.com, JAKARTA — PT Radana Bhaskara Finance Tbk. (HDFA) menargetkan penyaluran pembiayaan sebesar Rp4,15 triliun pada 2026. Direktur Radana Bhaskara Finance, Setiawan Nurtjahja, mengatakan bahwa untuk mencapai target ini, Perseroan akan melanjutkan ekspansi secara terukur dan tetap memperhatikan kualitas pembiayaan. Dia menyampaikan piutang pembiayaan per Juni 2026 perusahaan tercatat sekitar Rp2,6 triliun. Pada saat yang sama, NPF net membaik menjadi 2,62% atau turun dari 68 basis poin dari 3,36% pada akhir 2025. “Dari sisi profitabilitas, perseroan mencatat pendapatan Rp200,4 miliar dan beban operasional Rp199 miliar pada semester I/2026, sehingga membukukan laba bersih Rp1,53 miliar,” ujar Setiawan dalam Live Public Expose secara daring, Selasa (8/9/2026). Setiawan menilai pencapaian itu menunjukkan kinerja yang baik selama semester I/2026, karena pada akhir 2025 Perseroan mencatat kerugian Rp82 miliar. Adapun, total aset mencapai Rp2,99 triliun, total liabilitas Rp2,5 triliun, dan total ekuitas Rp493 miliar per Juni 2026. Dia melanjutkan bahwa kinerja pembiayaan perusahaan pun ditopang oleh kemitraan dengan dealer alat berat dan truk bak terbuka. Brand yang telah didukung oleh Perseroan adalah Volvo, Komatsu, Dongfeng, FAW, Shacman, Isuzu, XCMG, LGMG, SANY, Sintrac, Duo, dan SDLG. “Ke depan fokus perseroan adalah mengejar target pembiayaan secara selektif, menjaga kualitas aset, serta memperkuat profitabilitas agar pertumbuhan berlangsung sehat dan berlanjutan,” tegasnya. Lebih jauh, Setiawan membeberkan untuk mencapai target penyaluran pembiayaan, Radana Finance menerapkan beberapa strategi pada 2026. Caranya adalah berfokus pada penguatan produk pembiayaan investasi dan modal kerja, meningkatkan pangsa pasar dengan mengoptimalkan campuran pasar yang sudah dimiliki. Kemudian, memperkuat hubungan dengan dealer existing dan dealer potensial baru melalui berbagai berbagai program pemasaran, menawarkan pembiayaan modal kerja kepada debitur existing (cross-sell, pre-approved, dan lainnya), menajamkan strategi melalui fokus pada pendekatan kepada customer inti dengan disimulasi portfolio yang besar. “Selanjutnya, meningkatkan keterampilan dan pengetahuan seluruh karyawan serta efisiensi proses, dan memperluas akses pendanaan dari bank domestik dan internasional dengan bunga kompetitif,” bebernya. Sementara itu, Direktur Utama Radana Finance Lim Eng Khim mengatakan pada 2026 perseroan akan terus memperkuat peningkatan kualitas aset dan didukung kemitraan dealer dan perbankan yang luas. “Perseroan akan berfokus pada pemuatan produk pembiayaan investasi dan modal kerja, perluasan pangsa pasar, peningkatan efisiensi serta akses pendanaan yang semakin kompetitif untuk mendorong pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan,” tuturnya pada kesempatan yang sama.